Wah, virus ini sudah menyerang banyak komputer di dunia, hingga jutaan jaringan komputer tidak bisa terkoneksi secara tiba-tiba yang membuat stress para administrator jaringan dengan komputer yang tidak disertai sistem keamanan terpadu (seperti Windows Asli:+:Antivirus Asli yang Up-to-date) jadi permasalahan akan terus berlanjut dan membuat keadaan menjadi tidak menentu dalam memperbaiki sistem komputer dan jaringannya.
Untuk itu, komputer yang terinfeksi sebaiknya segera putuskan sistem jaringannya dan gunakan anti-downadup/anti-conficker dari berbagai macam antivirus yang menyediakannya secara gratis!!!. Seperti dari Bitdefender, Sophos, F-Secure, NORMAN dll.
Ciri-ciri worm ini adalah:
1. Worm ini mematikan service “Workstation, Server dan Windows Firewall/Internet Connection Sharing (ICS) sehingga memblockir/menghalangi akses ke network(LAN), padahal Link Jaringan komputer aktif.
2. Membuat auto-run open folder palsu

3. Komputer mendapatkan pesan Generic Host Process Win 32 error.

4. Terdapat Recyclebin di setiap folder (lihat dengan folder option view hidden file).
5. Jangan pernah mencolokan USB flashdrive apapun ke komputer yang terinfeksi.
6. Bersihkan virus dulu sambil dendangkan lagu reggae santaiii….
Download dulu Anti Worm.32.Downadup/Conficker dari beberapa vendor ternama antivirus didunia.
Anti W.32/Conficker dari NORMAN.
Anti W.32/Downadup dari Bitdefender.(Saya gunakan ini-simple cm 2.57mb)
Anti W.32/Downadup dari F-Secure.
Setelah pengalaman dengan Conficker/W.32Downadup yang menyerang seluruh komputer di jaringan LAN kantorku, maka kucari tau penyebab pertamanya yang memblockir akses ke jaringan komputer. Setiap hari baca berita terbaru, gak taunya nemu artikel ini di detikinet.com. Semakin semangat aku berusaha menemukan caranya agar Worm ini segera tuntas dan pekerjaan semua orang bisa terhubung kembali via LAN networking. Karena menurut aku ini sangat bermanfaat banget buat kita yang menggunakan Windows XP, Vista, dll (keluaran microsoft) sebagai OS yang kita gunakan di komputer kita…
Worm Win32/Conficker.A menyerang komputer di jaringan yang memiliki celah keamanan RPC Dcom 3 yang belum di-patch. Jika berhasil, maka akan terdownload file virus ke komputer korban.
Conficker dapat melumpuhkan System Restore dengan cara mereset “Restore Point” guna mencegah korbannya membasmi virus ini dengan mengembalikan Restore Point. Virus ini juga akan menyebabkan matinya Internet connection sharing.
Untuk mencegah virus ini menginfeksi lebih banyak komputer, pastikan Anda melakukan langkah berikut ini:
1. Pastikan virus tersebut tidak aktif di komputer Anda. Caranya adalah dengan memutuskan hubungan komputer ke jaringan.
2. Jika setelah hubungan ke jaringan diputuskan infeksi virus terhenti, maka artinya sumber virus bukan dari komputer Anda melainkan dari salah satu komputer di jaringan.
3.Gunakan anti-conficker/W.32.Downadup dari berbagai macam penyedia terkenal di atas.
4. Patch semua komputer yang sistem operasinya rentan terhadap celah keamanan RPC Dcom 3. Untuk mendapatkan detil patch-nya, silahkan download di situs Microsoft.
5. Enjoy your job, if u like it.. give me a coffee..
Seperti diberitakan sebelumnya, Conficker tidak hanya mengeksploitasi celah keamanan di Windows XP Service Pack 3 dan Windows Server 2003 Service Pack 2. Tetapi Windows Vista dan Windows Server 2008, bahkan Windows 7 Pre Beta juga rentan.
Norman Security Suite mendeteksi varian baru virus tersebut sebagai W32/Conficker.DV, sedangkan antivirus lain mendeteksi sebagai Win32.Kido.CG (Kaspersky), W32.Downadup.B (Symantec), W32.Downadup.AL (F-Secure), W32.Conficker.B (Microsoft), W32.Conficke r.A (CA, Sophos dan McAfee), Worm_Downad.AD (Trend Micro) dan W32/Conficker.C (Panda).




















